27 January 2012 - 01:24:30 WIBAS latih Kalbar penataan terkait perubahan iklim
Posted by : Administrator
Category: Other News - View : 55
Rabu, 25 Januari 2012 21:12 WIB
Pontianak (ANTARA
News) - Pemerintah Amerika Serikat memberi pelatihan komprehensif untuk
penataan ruang kepada pemangku kepentingan di Provinsi Kalimantan Barat
dan Kabupaten Ketapang, Kayong Utara dan Melawi terkait perubahan iklim.
"Pelatihan
dilakukan dari tanggal 25 Januari hingga 2 Februari serentak di
Provinsi Aceh, Kalbar, Kalteng dan Papua," kata Ronny Christianto,
Spesialis Komunikasi Kalimantan untuk The USAID Indonesia Forest and
Climate Support (USAID IFACS)" saat dihubungi dari Pontianak, Rabu.
Menurut
dia, pelatihan itu diberikan Pemerintah Amerika Serikat melalui USAID
IFACS bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Amerika Serikat (USFS).
Ia
menambahkan, pelatihan itu juga sebagai bagian dari upaya untuk
melestarikan hutan dan rawa gambut sehubungan dengan peran penting
mereka dalam perubahan iklim.
"Peserta yang hadir adalah mitra pemerintah dan LSM," ujar dia.
Sedangkan
topik yang dibahas di empat provinsi itu meliputi perencanaan tingkat
lanskap dan manajemen, pemetaan area dengan nilai konservasi tinggi dan
sasaran prioritas konservasi, dan pentingnya Kajian Lingkungan Hidup
Strategis (KLHS/SEA) untuk menentukan prioritas-prioritas wilayah yang
harus dilestarikan.
Ia melanjutkan, pelatihan tersebut merupakan
bagian dari upaya USAID untuk membantu Indonesia dalam mengelola hutan
yang tersisa dari hutan dataran rendah dan hutan gambut.
"Dengan
bekerja sama antara pemerintah lokal, sektor swasta dan pemangku
kepentingan lainnya untuk adopsi strategi pembangunan ekonomi rendah
emisi yang menekankan penggunaan sumber daya yang berkelanjutan,
melindungi hutan dari kebakaran, perambahan dan pemanfaatan yang tidak
berkelanjutan," kata dia.
Ronny mengungkapkan, pelatihan ini akan
mencakup keterampilan dan aplikasi dasar terkait tataruang dan KLHS,
dan juga disesuaikan dengan memenuhi kebutuhan daerah masing-masing.
"Untuk
Kalimantan Barat, peserta akan mempelajari manajemen database, dan
mengidentifikasi informasi yang diperlukan untuk perencanaan tata ruang
dan pengelolaan konservasi skala lansekap," kata dia.
(T.T011/M019)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
sumber :ANTARA

- Presiden: delegasi iklim jangan lupakan kepentingan nasional
- Qatar tuanrumah konferensi iklim PBB 2012
- Perubahan iklim global kini juga menjadi masalah keamanan
- CFC dulu "dipuja" namun kini digusur
- Menteri LH buka konferensi internasional perlindungan ozon
0 Comment :
Comment Form :







Visitor Today
Total Visitor
Online Visitor










