Mengenal Bagian Daging Sapi, Kandungan serta Penggunaannya dalam Masakan

Daftar isi: [Tampil]
Suka dengan masakan yang ada daging sapinya? Kebetulan sekali. Saat ini juga, kita akan sama-sama membahas tentang bagian-bagian yang ada pada daging sapi.

Pasti sudah ada yang pernah makan sop butut, kan?

Nah Sop buntut ini biasanya dibuat dari olahan daging sapi. Selain olahan satu ini, masih banyak olahan lain yang juga menggunakan daging sapi seperti steak, dan sebagainya.

Inilah Bagian-Bagian Daging Sapi

Nah, di artikel ini, tidak hanya bagian daging butut saja yang dibahas. Akan tetapi juga bagian lain yang sering dimanfaatkan untuk berbagai olahan diantaranya ada daging has dalam, daging iga, hingga flank.

1. Daging dan Tulang Iga

Bagian daging sapi ini, kerapkali dimasak menjadi sup atau makanan berkuah. Banyak sekali restoran yang menggunakan bahan ini. Selain harganya cukup murah, cita-rasanya juga cukup khas. Terutama jika sudah direbus atau dipanggang menggunakan bumbu khusus. Selain itu, bagian iga sapi juga bisa dibikin semur berkuah kental.

Bagaimana dengan kandungan gizi yang ada pada daging dan tulang iga?

Jangan salah, ada protein dalam daging sapi yang kadungannya cukup tinggi. Sedangkan karbohidratnya hampir tidak ada sama sekali. Jadi, masakan yang menggunakan daging iga ini cocok sekali dengan kebiasaan makan khas vegetarian. Sedangkan kalorinya berjumlah 306,1.

2. Daging Has Dalam

Bagian daging sapi ini seringkali disebut dengan tenderloin. Sedangkan untuk has luar disebut dengan sirloin. Jadi jangan sampai keliru, ya.

Jika ditilik dari kualitasnya, daging has dalam memiliki tekstur yang sangat empuk. Apalagi jika sudah direbus, biarpun waktu yang dihabiskan tidak terlalu lama.

Mengenal bagian bagian daging sapi
Mengenal bagian bagian daging sapi

Acapkali, daging has dimasak menjadi rawon, semur daging, bakso rendang, empal daging, hingga kebab. Pernah makan Kebab ala Baba Raffi? Nah, salah satu variannya menggunakan daging has dalam. Keunikan masakan yang menggunakan daging has dalam ini adalah baru terasa enak ketika sudah dingin. Bukan ketika lagi hangat-hangatnya.

3. Daging Has Luar

Lokasi daging has luar ada pada tulang punggung yang masih satu jalur dengan tulang pinggul. Biasanya, daging has luar dimasak menjadi bistik, satai, tongseng, soto daging, hingga rendang.

Kalau dibandingkan dengan daging has dalam, tentu bagian daging ini lebih murah. Orang-orang sering menyebut bagian daging sapi ini dengan istilah sirloin. Keunikannya ada pada tekstur yang kenyal dan bercita-rasa khas. Terutama pada bagian lemak di pinggir dagingnya.

Bagaimana dengan kandungan didalamnya? Perihal proteinnya cukup tinggi, yakni mencapai 23.6 gram. Untuk kandungan kalorinya mencapai 219,3. Sedangkan karbohidratnya tetap nihil seperti mayoritas bagian daging sapi lain.

4. Flank atau Bagian Otot Perut

Meskipun teksturnya agak keras dan berotot, tapi kandungan gizinya juga tidak kalah dengan bagian daging sapi yang lain. Total proteinnya bahkan mencapai 22.4 gram plus mengandung kalori sebanyak 192,1.

Biasanya, bagian daging sapi ini dimasak menjadi rawon, sup, soto, sate, steak, hingga daging giling. Seringkali, sebelum dimasak, bagian flank diiris tipis dulu. Terutama untuk masakan dengan cara di-oseng atau ditumis.

Kalau mau masak sendiri di rumah, lebih baik dipukul-pukul dulu agar teksturnya lebih lunak. Kalau tidak mau capai, bisa direbus dengan api sedang dalam waktu yang cukup lama.

Dengan mengenal bagian-bagian daging sapi tersebut, sama halnya dengan mengenal kesehatan diri sendiri. Untungnya hampir setiap bagian daging sapi memiliki kandungan gizi yang tinggi. Tapi, jangan lupa imbangi dengan menu makanan sehat lainnya. Terutama buah-buahan dan sayuran.

Post a Comment

0 Comments