Ini Contoh Perhitungan Modal Usaha Depot Air Isi Ulang Bagi Pemula

Berbisnis di bidang usaha depot air minum ternyata juga bisa dilakukan oleh siapa saja asalkan ada niat dan modal. Potensial dari usaha ini pun sudah terlihat dari kebutuhan masyarakat yang menjadikan air sebagai kebutuhan pokok. Perlu pertimbangan antara strategi, trik, dan penyusunan anggaran untuk memulai usaha depot air isi ulang.

Spanduk Marketing Usaha Depo Air Minum
Spanduk Marketing Usaha Depo Air Minum

Salah satu komponen penting dalam memulai usaha tersebut adalah dengan perhitungan modal ke depannya. Berikut setelah ini contoh perhitungan modal usaha depot air isi ulang akan dibahas lebih rinci.

Contoh Perhitungan Modal Usaha Depot Air Isi Ulang

  • Modal Biaya Bangunan
Untuk memulai suatu usaha depot isi ulang, maka diperlukan bangunan sebagai tempat usaha nantinya. Jika Anda berniat membangun bangunan baru, maka dibutuhkan biaya yang lebih besar. Sedangkan jika Anda berniat untuk menyewa tempat, bangunan yang berukuran 4 x 4 m mungkin sudah cukup digunakan. Kisaran biaya sewa tempat yaitu sekitar RP 5.000.0000. Tergantung kondisi dan daerah bangunan tersebut.

  • Paket Peralatan Depot
Ini contoh perhitungan modal usaha depot air isi ulang yang cukup penting untuk dipenuhi. Pembelian paket mesin air isi ulang yang nantinya digunakan untuk mengganti suplai air. Harga untuk membeli kisaran paket mesin yaitu seharga RP 20.000.000. Sedangkan galon kosong di bandrol dengan isi 20 dengan tiap galon mempunyai harga RP 25.0000.

Untuk peralatan pelengkap lainnya yaitu meja kasir. Anda bisa mendapatkannya dengan relatif harga sebesar Rp 300.000. Tentunya ini bukan peralatan wajib untuk dibeli. Anda bisa menggantinya dengan meja biasa yang bisa digunakan untuk transaksi.

  • Perlengkapan Tambahan
Selanjutnya, perlengkapan yang dibutuhkan adalah dekorasi untuk luar depot. Seperti papan nama untuk mempromosikan nama depot air isi ulang milik Anda. Biaya pemasangan papan nama mungkin menghabiskan ratusan ribu.

Selain itu, diperlukan stok tisu basah untuk membersihkan galon serta tutupnya untuk diberi pada pelanggan saat mengganti galon. Jika pelanggan Anda ingin galon diantar, maka bisa ditambahi tarif transport sebagai tambahan harga galon. Anda bisa menambahkan tarif tambahan misalnya seribu per galon ketika mengantarnya sampai ke rumah.

Nah, ini contoh perhitungan modal usaha depot air isi ulang yang bisa Anda bayangkan untuk kedepannya. Untuk mengetahui keseluruhan modal yang dibutuhkan, jumlahkan semua biaya peralatan dan perlengkapan yang sekiranya Anda butuhkan dan gunakan. Tentu saja, biayanya tidak sedikit.

Namun, jika memiliki niat usaha yang telaten, pasti usaha depot air isi ulang akan berjalan dengan lancar. Perhatikan tiap-tiap langkah dan pastikan cermat dalam menetapkan keputusan. Analisislah setiap biaya yang dikeluarkan dengan dana yang masuk. Jangan sampai modal yang Anda keluarkan menjadi kerugian karena salah perhitungan.

Post a Comment

0 Comments